Paket Skrining Tumor Pada Wanita


AFP (Alfa Feto Protein)
CEA (Carcino Embrionic Antigen)
Papsmear

 

 

Tumor adalah pertumbuhan sel-sel tubuh yang abnormal. Sel merupakan unit terkecil yang menyusun jaringan tubuh manusia. Masing-masing sel mengandung gen yang berfungsi untuk menentukan pertumbuhan, perkembangan, atau perbaikan yang terjadi dalam tubuh.

Paket Skrining Tumor pada Wanita melibatkan tiga jenis tes, yaitu:

1.    AFP: Alpha-fetoprotein adalah glikoprotein yang diproduksi oleh hati terutama di awal masa kehidupan. Namun, tumor tertentu juga dapat memicu produksi AFP, seperti kanker hati, hepatoblastoma, dan nonseminomatous germ cell tumors pada ovarium dan testis. Pemeriksaan AFP sebagai penanda tumor dilakukan dengan mengecek darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

2.    CEA: Pemeriksaan CEA mengukur konsentrasi carcinoembryonic antigen (CEA) dalam darah. Pada orang dewasa, CEA biasanya ditemukan pada konsentrasi yang sangat rendah. Kadar CEA dapat meningkat bila terbentuk jenis kanker tertentu sehingga dapat digunakan sebagai penanda tumor. Pemeriksaan CEA membutuhkan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

3.    Pap Smear: Tes ini dilakukan dengan mengumpulkan sampel swab dari leher rahim untuk memeriksa apakah ada perubahan morfologi (bentuk dan fungsi) pada sel-sel serviks dan mengecek Human Papiloma Virus (HPV) Pemeriksaan dilakukan dengan teknik pewarnaan, dan kemudian dilanjutkan dengan pengamatan di bawah mikroskop. Untuk wanita yang sudah menikah atau aktif secara seksual, disarankan melakukan pap smear setiap tiga tahun. 

 

 

 

 Pap smear hanya bisa dilakukan saat:

·    Sedang tidak menstruasi. Waktu paling ideal melakukan adalah dua minggu setelah hari pertama haid.

·    Setidaknya 24 jam setelah melakukan hubungan seksual terakhir.

·    Setidaknya 24 jam setelah membilas vagina dengan cairan yang mengandung zat kimia.

·    Tidak menggunakan obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina dalam 48 jam terakhir.