Paket Sebelum Menikah Pria (Premarital)

Informasi detil

Premarital check-up merupakan sekumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin.

Menjelang pernikahan, pria perlu memeriksakan kesehatan dan kesuburannya dengan serangkaian tes berikut ini:

1.   Hematologi Lengkap: Tes hematologi lengkap adalah tes darah yang dilakukan secara menyeluruh untuk memeriksa kemungkinan segala penyakit. Hematologi lengkap termasuk hematologi rutin (complete blood count/CBC), laju endap darah, dan hitung jenis leukosit. Tes hematologi lengkap dilakukan untuk mengecek gejala awal semua jenis penyakit. 

2.   Golongan darah/rhesus: Tes golongan darah adalah untuk mengecek golongan darah Anda dengan mengecek ada tidaknya antigen A atau B serta Rh (Rhesus) pada permukaan sel darah merah. 

3.   Glukosa Puasa: Pemeriksaan glukosa dalam darah ini baru bisa dilakukan setelah Anda puasa selama 8-10 jam untuk mendapatkan hasil yang akurat. Pengecekan glukosa ini dilakukan untuk mengetahui hipoglikemik atau hiperglikemik untuk membantu memastikan diagnosis diabetes atau untuk memantau kadar gula diabetesi. Tes glukosa puasa juga dapat membantu mendiagnosis prediabetes.

4.   VDRL: Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah tes yang dilakukan untuk memeriksa munculnya antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum, bakteri yang menyebabkan penyakit seksual menular sifilis. Pemeriksaan ini biasanya dianjurkan dokter kepada mereka yang memiliki gejala sifilis atau berisiko tinggi tertular sifilis. Tes VDRL dilakukan menggunakan sampel  darah yang diambil dari pembuluh darah vena pada lengan. 

5.   TPHA: Treponema Pallidum Hemagglutination Assay juga adalah tes untuk memeriksa apakah Anda terkena penyakit sifilis atau tidak, namun dilakukan secara serologi dan untuk memeriksa sifilis pada tahap lanjut atau akhir.

6.   HBsAG: HBsAg adalah Hepatitis B Surface Antigen yang merupakan antigen untuk mendeteksi virus Hepatitis B. Apabila HBsAg ditemukan dalam darah dan telah berada selama lebih dari 6 bulan, berarti telah terjadi infeksi kronis. Tes HBsAg dilakukan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena pada lengan.

7.   Urine lengkap/rutin: Pemeriksaan urine lengkap atau rutin adalah pemeriksaan fisik, kimia, dan mikroskopis untuk meneliti dan/atau mengukur beberapa zat dalam urine. Zat-zat yang diukur seperti produk sampingan dari metabolisme yang normal dan abnormal, sel, fragmen sel, dan bakteri. Tes urine dilakukan untuk mendiagnosis berbagai penyakit, mulai dari diabetes, kelainan ginjal, penyakit metabolik, infeksi saluran kencing, dan lainnya.

8.   Analisa sperma: Tes ini dilakukan untuk menganalisa jumlah, kualitas gerakan, dan bentuk sperma untuk mengevaluasi kesuburan pria. Tes ini membutuhkan sampel sperma dalam waktu 60 menit setelah ditampung. 

9.   Foto Rontgen Thorax (Dada): Tes rontgen thorax adalah tes pencitraan yang mengambil foto dada menggunakan sinar-X. Rontgen thorax digunakan untuk mengetes berbagai kondisi berdasarkan dinding dada, tulang dada, dan struktur yang berada di dalam rongga dada seperti jantung, paru-paru dan lainnya. Rontgen thorax digunakan untuk mendiagnosis berbagai penyakit seperti kelainan jantung, berbagai penyakit jantung, tuberkolosis, pneumonia, tumor atau kanker paru, dan lain sebagainya.

 

 

 

Persiapan

 

Puasa 10 – 12 Jam (boleh minum air putih), Tidak berhubungan badan minimum 7 hari

 

Daftarkan email Anda untuk berlangganan Info diskon eksklusif Triasse. Daftar sekarang, GRATIS!
Langganan Anda tidak dapat disimpan. Silakan coba lagi.
Terima kasih sudah berlangganan di Triasse.